Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Jahe dikenal baik di masyarakat Indonesia sebagai salah satu rempah. Hampir semua wilayah di tanah air umumnya memanfaatkan jahe sebagai salah satu bahan masakan penting. Dalam taksonomi tanaman, jahe (Zingiber officinale) termasuk dalam divisi Spermatophyta, subdivisi Angiospermae, klas Monocotyledonae, ordo Zingiberales, famili Zingiberaceae, dan genus Zingiber.
Genus Zingiber sendiri terdiri dari sekitar 100 spesies, yang tersebar di daratan tropis Asia, di antaranya yang banyak memiliki manfaat adalah Zingiber officinale atau yang kita kenal sebagai Jahe, Zingiber zerumbet (lempuyang gajah), Zingiber aromaticum (lempuyang wangi), dan Zingiber purpureum yang kita kenal sebagai bangle. Jahe dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan ginger, ada dalam bahasa Bengali, jeung, ciang, atau jiang dalam bahasa Cina, zenzero dalam bahasa Italia, dan jengibre dalam bahasa Spanyol. Di beberapa daerah di Indonesia juga dikenal dengan sebutan aliah (Sumatra), jahi (lampung), jae (Jawa, sasak), jhai (Madura), cipakan (Bali), sipados (Kutai), dan pese (Bugis).
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe (Zingiber officinale) berasal dari Asia, yang tersebar dari India sampai Cina. Karena itu, kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai yang pertama kali memanfaatkan jahe, terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak, dan obat
Jahe telah dibudidayakan di negara-negara Australia, Sri Lanka, Cina, Mesir, Yunani, India, Indonesia, Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, dan Pakistan. Jahe dari Jamaika mempunyai kualitas tertinggi. India merupakan negara produsen terbesar, yaitu lebih dari 50 persen dari total produksi jahe dunia.
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Jahe juga mengandung senyawa oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol yang bersifat sebagai antioksidan. Sifat inilah yang membuat jahe disebut-sebut berguna sebagai komponen bioaktif antipenuaan.
Komponen bioaktif jahe dapat berfungsi melindungi lemak/membran dari oksidasi, menghambat oksidasi kolesterol, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Berbagai manfaat jahe yang secara tradisional sudah dikenal luas adalah seperti berikut ini:
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
KHASIAT jahe selain untuk penyedap masakan, ternyata menyimpan puluhan rahasia khasiat untuk pengobatan. Jika para orang tua sering mengatakan jika masuk angin makan saja wedang ronde atau jamu, sudah pasti di dalamnya mengandung jahe.
Bahkan, jika terdapat pegal linu di sekujur tubuh, orang banyak minum STMJ (susu telur madu jahe) atau sebagai obat gosok pada bagian yang terbentur benda keras. Masih banyak lagi khasiat kunir jahe yang sehari-hari dikenal sebagai penyedap masakan.
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Ibarat pencuri di malam hari, itulah kanker. Tak pernah ada yang tahu benar apa penyebab pastinya. Terapi terhadap penyakit kanker pun terus berkembang. Dari terapi “sederhana” yang menimbulkan gangguan hingga yang terkini dengan imunoterapi yang bisa meminimalkan keluhan penderita selama menjalani terapi.
Salah satu penemuan terbaru yang patut dicatat yaitu manfaat sari jahe dan teh hijau untuk mengatasi kanker. Demikian yang disampaikan para ahli dalam sebuah pertemuan bagi kalangan Riset Kanker di Amerika Oktober 2003.
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Jahe (Zingiber officinale) bukan hanya populer sebagai bumbu masakan, tetapi juga tanaman obat yang telah dimanfaatkan manusia selama ribuan tahun. Sampai sekarang jahe masih digunakan secara luas sebagai obat tradisional untuk mengatasi mual dan gangguan pencernaan, Karena jahe mengandung sejumlah zat gizi seperti vitamin A, B1, C, Asam-asam amino, dan sebagainya. Unsur-unsur berkhasiat obat yang juga memberikan rasa tajam/kuat pada jahe adalah minyak – minyak asiri, gingerol, dan shogaol.
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Ramuan obat asli Indonesia sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat kita karena sudah terbukti khasiatnya. Di samping efek sampingannya sangat kecil dibandingkan dengan obat modern, harganya pun jauh lebih murah. Hanya saja penggunaannya membutuhkan waktu dan ketelatenan. Apakah karena itu, yang memanfaatkan sampai saat ini lebih banyak kaum perempuan daripada laki-laki, tentu masih bisa diperdebatkan. Kenyataannya, beberapa pria masih enggan atau malu untuk menggunakannya.
Padahal tidak sedikit penyakit atau gangguan yang diderita kaum pria dapat disembuhkan dengan ramuan tradisional. Misalnya, ramuan, masakan, dan minuman macam apa yang dapat dicoba dan diuji keampuhannya untuk meningkatkan vitalitas pria.
Posted by Abu Salim on October 28th, 2007
Makanan Indonesia kaya rasa. Banyak bumbu berasal dari berbagai jenis rimpang. Malah, ada beberapa jenis rimpang yang tak pernah ketinggalan untuk dipakai dalam beragam masakan di berbagai daerah. Salah satunya adalah jahe.
Jahe (Zingiber officinale Rosc) termasuk terna berimpang dalam tanah. Batangnya dibalut dengan pelepah daun. Tingginya mencapai 0,4-0,6 meter. Daunnya memanjang berwarna hijau pucat. Bunganya tersusun menjadi satu bulir pada satu tangkai bunga.
Tumbuhan ini berasal dari Asia Tenggara yang dikenal sebagai rimpang berbau harum dan terasa pedas. Dari jenis dan ukurannya, jahe dibedakan menjadi jahe besar (jahe gajah), jahe kecil (jahe emprit), dan jahe merah (jahe sunti). Dari ketiga jenis jahe itu, yang sering kali digunakan sebagai obat adalah jahe merah. Alasannya, kandungan minyak atsiri pada jahe merah lebih banyak.
Posted by Abu Salim on August 5th, 2007
Posted by Abu Salim on August 5th, 2007